Konsep Diri



Pengertian Konsep Diri

Definisi konsep diri menurut para tokoh beragam artinya. James F.Calhoun (1995:90) menjelaskan bahwa “konsep diri merupakan gambaranmental diri sendiri yang terdiri dari pengetahuan tentang diri sendiri, pengharapan diri dan penilaian terhadap diri sendiri”.Pengertian konsep diri menurut Jalaludin Rahmat (1996:99) yaitu“konsep diri adalah pandangan dan perasaan kita, persepsi ini boleh bersifat psikologis, sosial, dan psikis”. Konsep diri bukan hanya gambarandeskriptif, tetapi juga penilaian kita. Sehingga konsep diri dalam istilahumum mengarah pada persepsi seseorang mengenai dirinya sendiri.Persepsi ini terbentuk melalui kesimpulan-kesimpulan yang diambil berdasarkan pengalaman-pengalaman dan persepsi-persepsi yang terutamadipengaruhi oleh reward dan punishment 
yang diberikan oleh seseorang yang berarti dalam kehidupannya. Menurut Hurlock (1994) yang dimaksud konsep diri adalah “kesan(image) individu mengenai karakteristik dirinya yang mencakupkarakteristik fisik, sosial, emosional, aspirasi dan achievement”.Clara Pudjijogyanti (1995:2) berpendapat bahwa konsep dirimerupakan “salah satu faktor yang menentukan apakah seseorang akan berperilaku negatif atau positif”. Perilaku negatif merupakan cerminanadanya ketidakmampuan individu dalam memandang kualitas kemampuan yang ia miliki dan hal itu merupakan perwujudan dari kegagalan seseorangdalam pencapaian harga dirinya. Apabila seorang individu gagal dalam pencapaian harga diri, maka ia akan merasa kecewa terhadap keadaandirinya dan lingkungannya. Ia akan menganggap bahwa dirinya tidak mempunyai kemampuan apa-apa dan memandang dirinya dengan sikapnegatif, sebaliknya apabila seorang individu berhasil dalam mencapaiharga dirinya, maka ia akan menganggap dirinya mampu dan merasa puasdengan dirinya maupun terhadap lingkungannya. Hal ini akan membuat ia bersikap positif terhadap dirinya.Dari berbagai pendapat tentang konsep diri tersebut dapat diambilkesimpulan bahwa konsep diri merupakan gambaran dan penilaian tentangdiri kita, bagaimana individu dalam memandang, menilai danmempersepsikan dirinya sehingga individu tersebut akan dapat bersikapdan berperilaku sesuai dengan persepsi terhadap dirinya. Persepsi atau pandangan kita mengenai diri kita akan mempengaruhi tindakan dan pandangan hidup kita yang didasarkan pada penilaian kita tentang diri kita.Hal itu akan berpengaruh terhadap tindakan dan perilaku yangmerupakan perwujudan adanya kemampuan atau ketidakmampuan dalammencapai keberhasilan dan harapan yang diinginkannya. Sehingga denganadanya konsep diri tersebut akan mempengaruhi bagaimana individu ituakan bertindak.
Ada tiga alasan penting mengapa konsep diri mempunyai perananyang penting dalam menentukan perilaku seperti yang diungkapkan Clara Pudjijogyanti (1995:5):

a. Konsep diri mempunyai peranan dalam mempertahankankeselarasan batin. Apabila timbul perasaan, pikiran atau persepsi yang tidak seimbang atau saling bertentangan satu sama lain, maka akan terjadi situasi psikologis yang tidak menyenangkan. Sehingga untuk memberikan keseimbangandan keselarasan tersebut, individu perlu mengubah perilakunya. Seorang siswa yang mempunyai taraf  intelegensi di atas rata-rata, akan tetapi ia merasa bahwa sebenarnya ia bukan termasuk anak yang pintar dan hal itu terbukti dengan nilai-nilai tugas yang tidak memuaskan. Pembuktian nilai-nilai tugasyang tidak memuaskan tersebut merupakan tujuan individutersebut agar keseimbangan dan keselarasan batinnya dapatdipertahankan. 

b. Seluruh sikap dan pandangan individu terhadap dirinya akanmempengaruhi individu dalam menafsirkan pengalamannya.Sebuah kejadian akan ditafsirkan berbeda antara individu yangsatu dengan individu yang lainnya karena masing-masingindividu mempunyai sikap dan pandangan yang berbedaterhadap diri mereka. Tafsiran negatif terhadap pengalamanhidup disebabkan oleh pandangan dan sikap negatif terhadapdiri sendiri. Sebaliknya tafsiran positif terhadap pengalamanhidup disebabkan oleh pandangan dan sikap positif terhadapdiri sendiri. Seseorang yang memandang negatif terhadapdirinya akan menyebabkan ia menghadapi hidupnya denganmuka masam, sedangkan seseorang yang memandang dirinyasecara positif ia akan menjalani hidupnya dengan penuhsenyuman.

Konsep diri menentukan pengharapan hidupnya.
c.Pengaharapan
ini merupakan inti dari konsep diri. Sikap dan pandangannegatif individu terhadap kemampuan dirinya akanmenyebabkan individu tersebut tidak mempunyai motivasiuntuk mencapai prestasi yang gemilang, sebaliknya sikap dan pandangan positif dari individu dalam memandangkemampuannya akan menyebabkan individu tersebuttermotivasi untuk mencapai prestasi yang baik pula.Konsep diri sebagai pandangan dan penilaian tentang diri kita.Persepsi individu terhadap dirinya, dapat mempunyai pengaruh dan berperan dalam pembentukan sikap dan perilaku individu tersebut.Dengan peranan konsep diri yang digunakan dalam mempertahankankeselarasan batin, mempersepsikan pengalaman-pengalaman hidup dan juga memberikan pengharapan dan motivasi kepada individu dalammencapai suatu keberhasilan yang diinginkan.
 
Sehingga dengan demikian konsep diri sangatlah penting bagiindividu dalam menentukan sikap dan perilakunya sesuai dengan penilaian, pemahaman dan persepsi masing-masing individu mengenaidirinya. Konsep diri yang bersifat negatif akan menentukan pembentukansikap dan perilaku individu ke arah hal yang negatif, begitu jugasebaliknya konsep diri yang positif akan menentukan pembentukan sikapdan perilaku individu ke arah  hal-hal yang positif pula

sumber : (pdf ebay - konsep diri  James F.Calhoun)

Cari Blog Ini